www.posbenua.id – Bagi banyak orang, memiliki jaminan kesehatan adalah hal yang sangat penting, terutama di masa-masa sulit. Dewi Rhomadi Ani, seorang ibu berusia 47 tahun, berbagi pengalamannya tentang manfaat program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang didapatkannya, meskipun sedang mengalami masa sulit setelah suaminya kehilangan pekerjaan.
Ketika suami Dewi mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), ia menghadapi halangan untuk tetap menjaga kepesertaan dalam Program JKN. Namun, berkat biaya iuran yang terjangkau, ia dapat beralih ke segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), memastikan perawatan kesehatan tetap terjamin dalam situasi sulit ini.
Dewi merasa betapa pentingnya menjaga akses terhadap layanan kesehatan, terutama saat menghadapi masalah kesehatan yang berkaitan dengan gigi. Dia menceritakan proses panjang yang harus dilalui untuk perawatan gigi, yang jika harus dibayar sendiri akan sangat membebani keuangan keluarganya.
Pentingnya Perlindungan Kesehatan di Tengah Krisis Ekonomi
Di tengah ketidakpastian ekonomi, memiliki jaminan kesehatan merupakan langkah cerdas untuk melindungi diri dan keluarga. Dewi, meskipun dalam keadaan sulit, tetap prioritaskan kepesertaan JKN-nya demi kesehatan keluarganya. Dengan JKN, ia merasa lebih tenang karena tidak perlu khawatir soal biaya berobat.
Kepesertaan dalam program JKN memungkinkan Dewi untuk mendapatkan perawatan kesehatan yang dibutuhkan tanpa adanya tekanan biaya yang besar. Aqsel, putranya yang juga memerlukan pemeriksaan kesehatan rutin, dapat diakses dengan lebih mudah berkat program ini. Sebelumnya, biaya untuk perawatan kesehatan menjadi halangan tersendiri bagi mereka.
Jaminan kesehatan seperti JKN menjadi semakin relevan ketika muncul banyak kasus PHK akibat krisis ekonomi. Dampak dari kehilangan pekerjaan bisa sangat menghantui setiap individu, dan memiliki akses terhadap layanan kesehatan menjadi penopang penting saat menghadapi tantangan finansial.
Proses Perawatan Gigi yang Menyita Waktu dan Tenaga
Dewi menceritakan pengalamannya selama hampir setahun berulang kali ke rumah sakit untuk perawatan akar gigi. Proses ini tidaklah cepat dan sering kali membutuhkan kesabaran ekstra. Jika harus menanggung biaya sendiri, beban tersebut bisa sangat signifikan.
Tanpa dukungan dari program JKN, Dewi menyadari bahwa perawatan gigi bisa menjadi pengalaman yang sangat membebani secara finansial. Oleh karena itu, menjaga kepesertaan JKN-nya menjadi prioritas utama. Dewi merasa bersyukur bahwa ada program yang membantunya menjalani perawatan gigi dengan lebih ringan.
Selama proses perawatan, Dewi mengamati betapa profesionalnya tim medis di rumah sakit yang ia kunjungi. Mereka tidak hanya memberikan perawatan yang baik, tetapi juga menunjukkan sikap ramah dan sabar, yang membuat pengalaman berobatnya menjadi lebih nyaman.
Kemudahan Akses Layanan Melalui Aplikasi Mobile JKN
Dewi mulai memanfaatkan aplikasi Mobile JKN, yang membuat proses pendaftaran menjadi lebih sederhana dan cepat. Dengan fitur pendaftaran online dan pengecekan antrean, ia merasa sangat terbantu karena tidak perlu menghabiskan waktu menunggu di rumah sakit.
Fasilitas dalam aplikasi ini memungkinkan Dewi untuk memilih jadwal perawatan dan mengetahui berapa banyak pasien lain yang masih menunggu. Hal ini memberikan kejelasan dan kenyamanan tersendiri dalam menjalani perawatan kesehatan keluarganya.
Dengan kemudahan yang diberikan oleh teknologi, Dewi merasa lebih terjamin dalam menjaga kesehatan giginya. Aplikasi Mobile JKN tidak hanya mempermudah pendaftaran, tetapi juga memberikan informasi yang diperlukan agar Dewi tidak perlu bingung ketika ingin berobat.
Kesadaran Masyarakat Akan Pentingnya Jaminan Kesehatan
Dewi berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya memiliki jaminan kesehatan. Menurutnya, jaminan kesehatan bukan hanya untuk mereka yang sudah sakit, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk mencegah masalah kesehatan di kemudian hari. Banyak yang masih meremehkan pentingnya jaminan kesehatan hingga akhirnya menyesal ketika menghadapi situasi darurat.
Dia mengungkapkan rasa syukurnya karena memiliki akses ke Program JKN. Dengan iuran yang terjangkau, keluarga Dewi merasa lebih aman karena tidak khawatir tentang biaya pengobatan ketika ada masalah kesehatan yang muncul.
Bagi Dewi, pengalaman ini adalah pelajaran berharga tentang pentingnya perawatan kesehatan. Ia ingin agar lebih banyak orang tidak menunda untuk mendaftar dalam program jaminan kesehatan demi kepentingan kesehatan mereka dan keluarganya.